Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Unknown

caption :
Ketua Umum Hanura Wiranto bersama para pembicara Poempida Hidayatullah Politisi Muda Partai Golkar, Hanif Dakhiri Ketum Garda Bangsa, Wishnu Dewanto Ketum Pemuda Hanura, Martin Manurung Ketum Garda Nasdem, Diaz Hendropriyono Ketum Kawan Jokowi pada acara seminar bertema "Revolusi Mental dalam Membangun Karakter Pemuda Indonesia" yang selenggarakan oleh Bidang Kepemudaan DPP Partai Hanura di DPP Hanura Jakarta Pusat pada hari Jum'at, (03/10/14)

Sejarah mencatat bahwa pemuda merupakan inisiator banyak peristiwa penting yang menentukan nasib bangsa Indonesia, terlebih dalam pelaksanaan Revolusi Mental, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dalam seminar kebangsaan yang diselenggarakan oleh sayap Partainya Bidang Kepemudaan DPP Partai Hanura, dengan tema  "Menggalang Ide dan Gagasan Perubahan Untuk Pemerintahan Jokowi-JK" Jum'at (3/10) di Markas Hanura, mengungkaplan dalam sambutanya bahwa Peran pemuda dalam menuju Revolusi Mental sangatlah berpengaruh  "Keterlibatan Pemuda dalam penangan Jokowi - JK sangat berpengaruh, mengapa? Karena Pemudalah yang justru berjiwa idealis dan kritis mengemukakan ada nya perubahan di Indonesia " ujarnya. "Dan Jokowi - JK lah yang di yakini dapat mewujudkan perubahan itu" ujarnya melanjutkan.

Ketua Pemuda Partai Hanura Wishnu Dewanto berharap kedepan pemuda memiliki gagasan - gagasan yang Briliant  " Dalam acara ini kami berharapan dapat menumbuhkan pemuda yang memiliki mental serta memiliki gagasan yg brilian untuk menuju masa depan,  memunculkan gagasan yang positif dan berpotensi membangun sebuah perubahan" Ujar Wishnu

Turut hadir dalam acara tersebut sebagai pembicara dari berbagai Tokoh Pemuda Nasional seperti, Poempida Hidayatullah Fungsionaris DPP Partai Golkar, Martin Manurung Ketum Garda Nasdem dan Diaz Hendropriyono Ketum Kawan Jokowi. Menurut Poempida Hidayatullah Revolusi Mental sangat sejalan dengan semangat pemuda saat ini. "Revolusi mental yang artinya membangun kembali karakter bangsa dan merubah cara berfikir dari mental buruh menjadi mental tahan banting itulah ciri Pemuda saat ini" ujarnya, "sehingga sudah seharusnya Indonesia akan bangkit dari keterpurukan jika semua Pemuda turut berperan dalam menjalankan fungsi kepemerintahan, entah dengan langsung turut andil dalam pemerintahan itu sendiri dengan menjadi anggota parlement, maupun turut aktif dalam pengawasan pemerintah dan kritis dalam mengungkapkannya" tegas Poempida

Hal senada juga diungkapkan Diaz Hendropriono yang mengungkapkan bahwa bangsa yang maju adalah bangsa yang  nilai produktifitasnya tinggi " Para pemuda di Indonesia sangat produktif, jalan pemikirannya sehat, jiwanya sehat sehingga terciptalah idealisme yang positif, idealisme yang positif yang kemudian membawa kepada formulasi - formulasi sehingga dapat sejalan dengan program Revolusi Mental ini" tukasnya.

Martin Manurung Ketum Garda Nasdem memgapresiasikan acara yang melibatkan peserta dari berbagai  BEM diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, Universitas Islam Negeri, Universitas Islam Jakarta, Universitas Nasional. " Seminar kebangsaan seperti yang di selenggarakan DPP Hanura inilah yang membuktikan adanya Revolusi Mental dalam merubah karakter pemuda" ujar Martin.  "Acara seperti ini sebaiknya sering - sering diadakan agar menjadi media para pemuda untuk membentuk karakter bangsa menuju Indonesia Hebat" Tegasnya.

Unknown
Ketua Umum RKIH Kris Budihardjo, beserta Ketua Tim Penggerak Nasional Gerakan Sejuta Relawan Anti Narkoba RKIH Sri Rachma Chandrawati beserta PLT Deputi Pencegahan BNN Gun Gun Siswandi dalam acara deklarasi Gerakan Sejuta Relawan Anti Narkoba di Hotel Grand Cempaka Jakarta Minggu 14 September 2014.
Gerakan Sejuta Relawan Anti Narkoba Salah Satu Aplikasi Revolusi Mental
Kelompok Relawan Jokowi JK yang bertransformasi menjadi Ormas, Rumah Kreasi Indonesia Hebat terus bergerak. Setelah Minggu lalu mengikuti Focus Group Discussion dengan BNN yang langsung diikuti Kepala BNN Anang Iskandar, RKIH mendeklarasikan Pembentukan Tim Penggerak Nasional Gerakan Sejuta Relawan Anti Narkoba RKIH." Gerakan ini kami yakini merupakan salah satu bentuk nyata Revolusi Mental yang digagas Jokowi", diungkapkan oleh Ketua Umum RKIH Kris Budihardjo pada acara yang sekaligus juga Pelantikan Pengurus dan silaturahmi DKI Jakarta. di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. (14/9).
" Untuk memimpin Tim itu saya telah mengamanahkan Ibu Sri Rachma Chandrawati yang juga Ketua Umum Perempuan Indonesia Hebat yang saya yakini mampu menggerakkan tim ini dan mewujudkan sejuta relawan anti narkoba se Indonesia.
Ia menambahkan dalam waktu dekat seluruh pengurus RKIH, PIH dan Tim Penggerak Nasional akan melakukan TOT Pelatihan Kader Anti Narkoba bersama BNN, untuk selain menjadi kader dan relawan pencegah bahaya narkoba juga untuk mendukung BNN mensosialisasikan kebijakan dan reoreintasi baru Pemerintah dalam penanganan bahaya narkoba yaitu bahwa Pengguna narkoba akan direhabilitasi dan tidak akan dihukum penjara, tapi pengedar akan dihukum seberatnya. Untuk DKI Jakarta yang pada saat itu juga langsung melakukan MOU dengan BNN Provinsi DKI Jakarta dan Kesbang Prov DKI Jakarta, Kris menargetkan membentuk relawan anti narkoba sampai tingkat RT dan RW.
Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak Nasional Gerakan Sejuta Relawan Anti Narkoba RKIH Sri Rachma Chandarwati menyampaikan komitmennya untuk melakukan gerakan ini "Kami sudah lakukan FGD dengan BNN , dan langsung diberi motivasi oleh Kepala BNN , kami berkomitmen untuk berdayakan para relawan Jokowi-JK yang tergabung dalam RKIH dan PIH di seluruh indonesia." Ujarnya. Saat ini kami memiliki perwakilan di 30 Provinsi dan 360 Kota /Kabupaten se Indonesia ujar Rachma.
Rachma sepakat, bahwa melalui gerakan revolusi mental yang berangkat dari pencegahan penyalahgunan narkoba di lingkungan masyarakat, akan lebih efektif karena bukan hanya tugas BNN yang mempunyai tangung jawab tapi semua bertangung jawab atas pencegahan penyalahgunan narkoba untuk bekerjasama menentukan nasib bangsa yang lebih baik.
Sementara itu Gun Gun Siswandi Plt Deputi Pencegahan BNN mengapresiasi gerakan yang dicanangkan RKIH ini. " Kami siap mendukung dan bersinergi bukan hanya di tingkat Pusat tapi di seluruh Indonesia dengan BNN Provinsi dan Kota/Kabupaten", ujar Gun Gun yang saat itu didampingi oleh Kasubdit Masyarakat Deputi Pencegahan BNN Siti Alfiasih. Gun Gun pun mengapresiasi RKIH yang baru sehari sebelumnya melakukan FGD dengan Kepala BNN sudah melakukan gerakan deklarasi ini . "Jika seluruh komponen masyarakat bergerak seperti ini saya yakin upaya pemerintah dalam mengatasi bahaya narkoba akan sangat terbantu ", ujar Gun Gun. "Semangat kerelawanan sangat dibutuhkan dalam gerakan anti narkoba ini karena keterbatasan pemerintah dan BNN dalam berbagai hal, kami berharap banyak dari Gerakan yang diinisiasi RKIH ini ujar Gun Gun.

penulis:
Atang Fauzi
Unknown



Kepala BNN Anang Iskandar (kedua dari kiri) bersama Ketua Umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat Kris Budiardjo dan Ketua Umum Perempuan Indonesia Hebat Sri Rachma Chandrawati di Kantor BNN, Sabtu (13/09/14)




Jakarta- Maraknya penyalahgunaan narkoba yang telah masuk hampir ke semua lapisan masyarakat dan telah banyak pihak prihatin, salah satunya adalah Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH)  dan Perempuan Indonesia Hebat (PIH). Ketua Umum RKIH, Kris Budihardjo mengungkapkan bahwa segenap komponen bangsa harus bergerak bersama melawan bahaya narkoba. Demikian terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan oleh RKIH dan PIH di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Jakarta, Sabtu (13/9).

"Semangat dan keprihatinan itulah yang mendasari RKIH dan PIH bertandang dan mengadakan Focus Group Discussion dengan BNN pada hari ini," ujarnya. Kris menegaskan bahwa penanganan bahaya narkoba tidak boleh dilakukan hanya oleh pemerintah saja, tapi segenap komponen bangsa juga harus bersinergi dan berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

RKIH yang sebelumnya organisasi relawan Rumah Koalisi Indonesia Hebat, pada awal agustus lalu telah mendeklarasikan dirinya menjadi Organisasi Masyarakat (Ormas) dan dihadiri oleh Jokowi dalam transformasi tersebut, terus melakukan  langkah nyata dalam mengawal ajakan presiden terpilih Jokowi. "Perjuangan yang kami lakukan juga dalam rangka menyahuti ajakan pak Jokowi agar para relawan melanjutkan perjuangannya dengan mengawal pemerintahannya," ujar Kris.

"Kami sangat mengapresiasi BNN yang menggandeng kami, dan memberikan pencerahan, pengetahuan serta semangat untuk bergerak bersama menanggulangi bahaya narkoba," ujar Kris Budihardjo.

Sementara itu Ketua Umum PIH, Sri Rachma Chandarwati, menegaskan komitmennya untuk masuk ke berbagai elemen komunitas perempuan mulai dari organisasi yang sifatnya profesi sampai keagamaan seperti mahelis taklim, untuk bekerjasama melakukan langkah nyata dalam rangka pencegahan bahaya narkoba.

"Saya meyakini ibu-ibu merupakan benteng untuk melindungi keluarga dari bahaya narkoba, dan kami siap untuk menyebarkan pengetahuan dan pencegahan narkoba pada perwakilan Rumah Kreasi Indonesia Hebat yang telah dimiliki" ujarnya yang juga merupakan bendahara umum RKIH dalam FGD yang diikuti lebih dari 40 orang pengurus RKIH dan PIH.

Menurut Sri, RKIH telah memiliki perwakilan di 30 provinsi dan 300 kota se-Indonesia.
Unknown


Tujuh dari 11 lembaga survei yang melakukan hitung cepat atau quick count dalam Pemilu Presiden 2014 menyebut pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang pemungutan suara.
Sebaliknya, empat lembaga survei lain mendapatkan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai pemenang.

Tujuh lembaga survei itu adalah Litbang Kompas, Lingkaran Survei Indonesia, Indikator Politik Indonesia, Populi Center, CSIS, Radio Republik Indonesia, dan Saiful Mujani Research Center.
Sementara itu, empat lembaga survei yang mendapatkan hasil kemenangan bagi Prabowo-Hatta adalah Puskaptis, Indonesia Research Center, Lembaga Survei Nasional, dan Jaringan Suara Indonesia.

Menanggapi hasil hitung cepat, kedua kubu menyatakan masing-masing mereka sebagai pemenang.
Prabowo melakukan sujud syukur di atas lantai karena merasa memenangi pilpres. Sementara itu, Jokowi dan pendukungnya berkumpul di Tugu Proklamasi, Jakarta Timur, merayakan kemenangan versi quick count.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kedua belah pihak untuk saling menahan diri sambil menunggu pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum pada 22 Juli mendatang.

Berikut hasil lengkap kesebelas lembaga survei tersebut:

No  Lembaga Survei          Prabowo - Hatta  Jokowi – JK Sumber





1Populi Center49,0550,95Suara.com




2CSIS48,151,9  Liputan6.com





3Litbang Kompas47,6652,33Kompas.com





4Indikator Politik Indonesia47,0552,95Metrotvnews.com





5Lingkaran Survei Indonesia46,4353,37Konferensi pers





6Radio Republik Indonesia47,3252,68Detik.com





7Saiful Mujani Research Center47,0952,91Detik.com





8Puskaptis52,0547,95Viva.co.id





9Indonesia Research Center51,1148,89okezone.com





10Lembaga Survei Nasional50,5649,94Viva.co.id





11Jaringan Suara Indonesia50,1349,87Viva.co.id
Unknown
Belajar Dari Tukang Soto
Oleh: Atang Fauzi



Ada yang menarik ketika sudah tidak ada kerjaan dikantor dan  perut mulai lapar, disitulah kita berfikir enaknya sore sore gini makan apa ya???...

Serentak semua pendapat rekan kerja, makan soto enak kayaknya tuh.. yups memang dideket kantor ada yang jualan soto yang rasanya wueeenak banget......

Setelah sampai tempat angkringan soto, ternyata disitu sudah banyak pelanggannya, maklumlah namanya juga jam istirahat kerja. Jadi pasti pada kelaperan tuh...

Yang menarik disini situkang soto dengan begitu cepat melayani pelaggan, dan tetap tersenyum pada pelanggannya yang melayangkan berbagai macam permintaan
Pelanggan 1: masse saya gak pake pedes ya....
Tukang soto : njeh mas...
Pelanggan 2: mas saya soto dua  mangkuk ya. Terus yang 1 jangan pake sledri
Tukang soto : muhun mas, masih tetap tersenyum.
Saya : mas saya sotonya 5 mangkuk ya sama temen temen tapi 2 ga usah pake pedes.
Tukang soto: iyo mas ditunggu ya...

Tak sampai 5 menit, situkang soto sudah tiba dan menghidangkan soto terlejatnya itu.
“wah mas cepet juga ya.... dan kita langsung melahap si soto tersebut.

Setelah itu saya berfikir, hidup itu harus seperti tukang soto. Bukannya kita berjualan soto, tapi coba liat tadi situkang soto begitu banyak menampung permintaan permintaan pelanggannya, ada yang minta gak pake pedes, ada yang minta gak pake mi, ga pake nasi. Wah banyak permintaan pokoknya, tapi situkang soto melayani dengan senang hati dan terus tersenyum.

Nah menjadi seorang wakil rakyat juga harus seperti itu, yang baru saja kemarin dipilih sama kite –kite itu akan menjadi wakil kita di DPR selama 5 tahun kedepannya, mereka harus mampu menampung berbagai macam masalah yang menjadi anspirasi masyarakat. Dan arus tetap tersenyum melayani masyarakat.

Buakan hanya melayani diri sendiri dan keluarganya saja. Tapi masyarakatlah yang utama, karena mereka dipilih oleh masyarakat, kalau tidak ada kita yang pilih, mana mungkin mereka menjadi anggota dewan. Tukang soto juga seperti itu, tanpa ada kita yang datang sebagai pembeli, mana mungkin dia mendapat uang dan bisa tersenyum.
Unknown
SOLO, Harian Atang Fauzi — Artis dangdut sekaligus bintang layar lebar, Angel Lelga, dipastikan tidak lolos menjadi anggota legislatif DPR RI setelah tidak mendapat banyak pemilih. Hal tersebut diungkapkan oleh Arif Sahudi, Ketua DPC PPP Surakarta. Dari perhitungan sementara, baik dari Komisi Pemilihan Umum Daerah Surakarta maupun internal partai, lanjutnya, Angel tidak mungkin masuk ke Senayan.

"Dari hasil perhitungan kami, Mbak Angel tidak masuk karena suara yang diperolehnya sekitar 6.500, dan itu jauh dari target. Konteks di Solo, kita dapat 12.000 suara, dan untuk tingkat DPR RI kita dapat 18.000 suara, itu pun masih dibagi dengan banyak caleg," katanya, Kamis (24/4/2014).

Arif mengakui bahwa mantan istri Rhoma Irama tersebut gagal menjadi legislator karena masyarakat pemilih makin cerdas saat ini. Pemilih, lanjutnya, sudah bisa mengetahui apakah caleg tersebut memang bermodalkan elektabilitas atau hanya popularitas.

"Kasus Mbak Angel, semua masyarakat mengakui bahwa tingkat popularitasnya sangat tinggi. Namun karena masyarakat cerdas, mereka juga akan mempertimbangkan apakah caleg ini cukup cerdas mewakili rakyat di DPR," ujarnya.

Arif juga menyoroti tipe pemilih saat ini yang lebih pragmatis. Menurut dia, keberhasilan meraih suara banyak tergantung pada pendekatan detik-detik terakhir pencoblosan.

"Diakui atau tidak, semua partai melakukan pendekatan di detik-detik terakhir, dan itu yang mendongkrak suara karena masyarakat adalah pemilih pragmatis," katanya.

Sementara itu, Angel Lelga hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan terkait kegagalannya menjadi anggota dewan. Saat menghubungi ke sejumlah nomor kontak milik Angel Lelga, yang terdengar hanya nada sibuk.


Suber. Kompas.com
Unknown
Depok- Pesta demokrasi telah berlalu, 9 april merupakan penentu nasib bangsa 5 tahun kedepan, dari berbagai partai politik berlomba lomba untuk menjadi yang terbaik, berusaha meraih kursi sebanyak banyaknya demi eksistensi partainya.

Kita melihat sebuah sistem demokrasi yang begitu rumit, para calon pemimpin negeri harus mengeluarkan modal yang sangat besar demi sebuah kursi yang akan ditempatinya. para kader partai tidak segan segan menggelontorkan uangnya ratusan juta sampai milyaran.

Apakah itu bukti yang harus ditunjukan kepada masyarakat sebagai wujud pengabdian? sistem demokrasi sudah terkotori oleh tangan tangan jahil kader partai yang merusak moral bangsa, dengan banyaknya kasus korupsi dan sedikitnya pembangunan masyarakat, sehingga masih banyak sekali rakyat indonesia yang miskin dan telantar.

penguasa dan rakyat ibaratkan bumi dan langit, penguasa ingin selalu diatas, sedangkan rakyat hanya pasrah selalu berada dibawah, itulah sebabnya masyarakat indonesia mulai jenuh dengan keadaan para pemimpin sekarang ini, banyak yang  menggunakan jabatannya demi memenuhi nafsunya sendiri, bukan memenuhi kebutuhan masyarakat.

kita dapat melihat dari hal tesebut, masyarakat jadi enggan untuk memilih siapa yang akan dijadikan wakil rakyatnya. maka para kader partai harus bersusah payah merebut ati rakyat, tidak ada cara lain yang bisa dilakukan, hanya dengan membeli suara rakyat.

mindset masyarakat juga sudah terpengaruh, ada uang abang dipilih, tak ada uang, mana mau saya milh.

itulah sebabnya kasus KORUPSI tidak pernah hilang dari negeri ini.
karena hal pertama kali dilakukan oleh penjabat negeri adalah mencari modal ganti kampanye yang telah dikeluarkan dari uang rakyat.

demokrasi saat ini tidak jauh beda sebagai lahan bisnis dan perjudian.
Mari kita ciptakan demokrasi yang bersih, suapaya INDONESIA menjadi negara yang maju.
Unknown

hari ini pemilu, orang-orang sibuk kesana kemari, menyiapkan logistik pemilu, dari petugas TPS sampe para simpatisan caleg dan partai yang tak mau kalah heboh dengan melakukan pendekatan terhadap masyarakat yang akan miih.

Para caleg tidak segan segan menggelontorkan danapribadinya hingga Milyaran, demi menjadi anggota llegislatif, lalu  untuk apa sebenarnya dana yang dikeluarkan caleg terrsebut? tujuannya hanyasatu,yaitu supaya masyarakat mengenal, meyakini dan memilihnya

kenapa harus dengan uang?  para caleg tidak jauh beda dengan anak anak tongkrongan yang mengundi nasibnya dengan berjudi (terimingi hartaberlimpah dan janji manis, rela mengeluarkan uang sebesar apapun untuk mendapatkannya)

apa gunanya gelar pendidikan untuk seorang caleg, jika masih mempercayai politik uang dalam kampanye, suara rakyat  menjadi ladang bisnis untuk dijual, dan para caleg malas menjadi pelanggan setia. dengan mengeluarkan uang, tinggal duduk manis dan menunggu hasil pemilu danakin dirinya akan menang..

serangan fajar, itulah nama yang sudah populer dikalangan masyarakat,, para simpatisan partai masih mempercayai dengan memakai taktik serangan fajar, masyarakat akan memilih,

About

Random Post